beritapendidikantbskudus

Syarat Lulus MTs TBS Wajib Hafal Alfiyah

1 Mins read

SantriMenara – Letak sekolah ini di Jalan KH Turaichan Adjhuri, Kelurahan Kajeksan, Kecamatan Kota Kabupaten Kudus. Bangunannya berdiri kokoh dua lantai dengan dominan cat warna hijau. Sekolah tersebut bernama Madrasah Tsanawiyyah (MTs) NU Tasywiquth Thullab Salafiyyah (TBS). Siswa yang ingin naik kelas tidak hanya harus memperoleh nilai akademik yang mumpuni, namun juga harus hafal kitab Alfiyah Ibnu Malik.

Menurut Noor Habib satu diantara guru MTs NU TBS, sekolah yang berdiri tahun 1934 sistem kenaikan kelas berbeda dengan dengan sekolah-sekolah lain. Selain mengacu nilai rapor juga ada sistem hafalan Alfiyah yang menentukan naik atau tidaknya murid.

“Sistem kenaikan kelas di MTs TBS selain nilai rapor juga ada hafalan Al-Fiyyah. Walaupun nilai rapornya tinggi, namun tidak bisa hafal sesuai target yang ditentukan, murid tidak akan naik kelas,” tuturnya ketika ditemui di MTs NU TBS belum lama ini.

Dia menjelaskan, selain pelajaran umum, sekolah TBS ingin membekali siswanya pelajaran ilmu salaf. Kitab Alfiyah karya Syeikh Al-Alamah Muhammad Jamaluddin ibnu Abdillah ibnu Malik Al-Thay, menurutnya kunci untuk membaca dan memahami isi kitab-kitab salaf. “Setiap kenaikan kelas di MTs harus menyetorkan hafalan bait Alfiyah yang sudah ditentukan sekolah,” tambahnya.

Target yang sudah ditentukan, untuk kelas tujuh naik kelas delapan hafal 100 bait atau nadzom, kelas delapan naik ke sembilan 100 bait dan terakhir kelulusan hanya 50 bait. “Kelas tiga hanya 50 bait saja, karena mereka menghadapi Ujian Nasional,” tuturnya.

Ketika ditanya alasan dipilihnya kitab Alfiyah bukan Jurumiyyah atau Imrithi, Baidowi yang juga guru MTs NU TBS menuturkan, kitab Alfiyah secara tingkatan sudah sesuai dengan siswa MTs TBS. “Selain pelajaran umum TBS mengajarkan pelajaran agama, akhlaq dan budi pekerti,” tambahnya.

Baca Juga  Masyayikh Bahagia Atas Sukses Acara Ngaji Bareng

Menurut infomasi yang dikutip dari situs nahwu sharaf, jumlah nadzam bait kitab Alfiyah berjumlah 1002. Kitab tersebut berisi pelajaran ilmu Nahwu, kunci membaca kitab-kitab salaf. (SMC/AB)

Komentar
Related posts
beritaNU

Kisruh Kamus Sejarah Kemendikbud, Nahdlatul Ulama Harapkan Revisi

1 Mins read
Dibaca: 57 JAKARTA, Santrimenara.com-Kisruh Kamus Sejarah yang diterbitkan Direktorat Sejarah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), menuai kritik banyak pihak. Ketua Umum NU… Share ke:Klik untuk berbagi pada Twitter(Membuka di jendela yang baru)Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru)Klik untuk berbagi di Telegram(Membuka di jendela yang baru)Klik untuk berbagi di WhatsApp(Membuka di jendela yang baru)
berita

Maknai Hari Kartini, Sitta Rosdaniah: Literasi Keuangan bagi Perempuan Sangat Penting

2 Mins read
Dibaca: 57 JAKARTA, Santrimenara.com-Para perempuan Indonesia memaknai Hari Kartini sebagai momentum perjuangan dan kesetaraan. Perempuan menjadi faktor penting dalam pemulihan ekonomi nasional… Share ke:Klik untuk berbagi pada Twitter(Membuka di jendela yang baru)Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru)Klik untuk berbagi di Telegram(Membuka di jendela yang baru)Klik untuk berbagi di WhatsApp(Membuka di jendela yang baru)
beritakudus

MUWAKKILI ala Mbah R. Asnawi

2 Mins read
Dibaca: 148 Oleh : Aslim Akmal Nikah adalah penghalal terjadinya hubungan badan antara seorang perempuan dengan laki-laki dengan lafadh nikah atau sejenisnya,… Share ke:Klik untuk berbagi pada Twitter(Membuka di jendela yang baru)Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru)Klik untuk berbagi di Telegram(Membuka di jendela yang baru)Klik untuk berbagi di WhatsApp(Membuka di jendela yang baru)

 

Silakan komentar