aswajaberitaNUsantri

Pekalongan dan Pusat Silsilah Keagamaan di Jawa

1 Mins read

SANTRIMENARA.COM, PEKALONGAN – Pekalongan menjadi pusat keagamaan dan organisasi awal era kemerdekaan hingga sekarang. Bahkan produk khas batik mendongkrak perekonomian dan menjadikan Pekalongan salah satu kota besar di pantai utara pulau Jawa. Mengenai pusat keagamaan di Pekalongan, masyarakat santri tidak asing dengan pengajian Habib Luthfi bin Yahya di gedung Kanzus Sholawat Pekalongan. Meskipun di lain tempat, pengajian Rois ‘Am Jam’iyyah Ahlith Thoriqoh Al-Mu’tabaroh An-Nahdliyah (JATMAN) itu pasti dipenuhi ribuan jamaah. Ada juga makam Habib Ahmad di Sapuro yang menjadi pusat ziarah utama setelah Walisongo.

Menurut pantauan santrimenara.com pada Kamis (28/7), banyak pemakaman di Pekalongan yang mempunyai lebih dari satu ulama kharismatik. Misalnya, di pemakaman Banyurip, Pekalongan Selatan terdapat makam KH. Amir, KH. Ahmad Fadhlun, dan lain sebagainya. Begitu juga di pemakaman desa Simbang Kulon Gang 4, Buaran, Pekalongan, ada makam KH. Abdul Hadi KH. Chudlori Tabri, KH. Bakri Hamzah dan lainnya yang merupakan sesepuh desa tersebut.

Dalam sejarahnya, banyak kiai Kudus yang pernah ngangsu kaweruh hingga mengambil ijazah Dalail al-Khairat di desa Simbang, yaitu di pondok KH. Amir. Di antaranya adalah waliyyullah Syeikh KH. Yasin Bareng dan KH. Muhammadun Pondowan. “Bahkan hingga KH. Amir wafat, KH. Muhammadun Pondowan, yang juga menantu KH. Yasin Bareng, masih selalu menghadiri haul beliau. Hal ini kemudian diteruskan oleh putranya hingga, yaitu KH. Aniq Muhammadun dan KH. Aslam Muhammadun,” ujar Ibnu Izma, salah satu santri di Simbang. KH. Ahmad Basyir, ulama Dalail al-Khairat Kudus, juga mengambil dari KH. Yasin Bareng dan KH. Muhammadun Pondowan. “Seperti tertulis di akhir Dalail al-Khairat, ada kalimat ka ma amlahu syaikhuna Muhammadun (sebagaimana ditulis oleh syaikh kami, yaitu KH. Muhammadun). Ini berarti beliau (KH. Ahmad Basyir) juga mengambil dari muridnya KH. Amir Simbang,” ujar In’am, salah satu pengamal Dalail al-Khairat (smc-025).

Komentar
Baca Juga  Berjuang li i'la'i kalimatillah
Related posts
beritaiksabInternasionaljeparake-TBSanKisahsantri

Kisah Santri TBS Lulus S2 dari Amerika Serikat

2 Mins read
Dibaca: 73 Baru-baru ini, Muhammad Taqiyuddin baru saja menyelesaikan studi magister dari salah satu kampus di Amerika Serikat, yakni University of Georgia… Share ke:Klik untuk berbagi pada Twitter(Membuka di jendela yang baru)Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru)Klik untuk berbagi di Telegram(Membuka di jendela yang baru)Klik untuk berbagi di WhatsApp(Membuka di jendela yang baru)
beritainfoNasional

Resmi Dikukuhkan, LP. Ma’arif NU Tangsel Canangkan Program Madrasah/Sekolah Unggul

1 Mins read
Dibaca: 26 Serpong—Pengurus Cabang Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (PC LP. Maárif NU) Kota Tangerang Selatan masa khidmah 2020-2025 resmi dikukuhkan. Pelantikan… Share ke:Klik untuk berbagi pada Twitter(Membuka di jendela yang baru)Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru)Klik untuk berbagi di Telegram(Membuka di jendela yang baru)Klik untuk berbagi di WhatsApp(Membuka di jendela yang baru)
beritainfokudus

Hebat, Mahasiswi IAIN Kudus Raih Medali Emas di Ajang ONLI Tingkat Nasional

1 Mins read
Dibaca: 38 Kudus—Mahasiswa Tadris Matematika IAIN Kudus meraih medali emas pada Olimpiade Numerasi dan Literasi Indonesia (ONLI) Session 2 Tahun 2021 Level… Share ke:Klik untuk berbagi pada Twitter(Membuka di jendela yang baru)Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru)Klik untuk berbagi di Telegram(Membuka di jendela yang baru)Klik untuk berbagi di WhatsApp(Membuka di jendela yang baru)

 

Silakan komentar