beritamasyayikhSilatnas TBS

Para Kiai dan Doktor Tidak Ada Yang Mau Mengaku

1 Mins read

SANTRIMENARA.COM, KUDUS – Perhelatan Silaturrahim Nasional (Silatnas) Madrasah Tasywiquth Thullab (TBS), Kudus telah berlangsung pada hari Sabtu, (23/7) terlihat meriah. Ribuan alumnus madrasah berbasis pesantren ini hadir memenuhi arena.

TBS adalah lembaga besar. Tidak sedikit lulusannya yang telah menjadi kiai, pengasuh pesantren, menjadi guru, profesor dan lain sebagainya. Di antara mereka ada Prof. Dr. Ahmad Rofiq, Direktur pascasarjana UIN Walisongo Semarang, Prof. Khotibul Umam, Dr. Abdul Muhayya dan lainnya.

Pagelaran Silatnas dan  Ngaji Bareng Masyayikh TBS bertema “Aswaja Pagar Nusantara” ini banyak diselingi slentingan humor khas NU yang mengundang gelak tawa peserta. Namun, keadaan menjadi berubah tatkala KH Muhammad Arifin Fanani menyampaikan paparan sebuah kajian. Dengan tiba-tiba ia bertanya kepada seluruh hadirin “Siapa yang di sini kiai?” semua pendengar diam tak ada yang berani angkat bicara meskipun tak sedikit dari mereka ketika di rumah masing-masing sudah menjadi kiai.

Kiai Arifin melanjutkan pertanyaan kedua “Siapa yang doktor?”. Keadaan semakin senyap. Hadirin tidak ada yang mengeluarkan sepatah katapun termasuk para akademisi yang hadir di lokasi.

Namun, suasana berubah tatkala pengasuh Pesantren MUS-YQ ini menyampaikan satu pertanyaan terakhir “Siapa yang santri?”, kemudian disambut dengan angkat tangan semua alumnus TBS yang hadir dengan senyum mengembang di antara mereka.

Menurut Kiai paruh baya ini menjelaskan bahwa hal ini menunjukkan betapa tinggi derajat murid, seberapapun besar nama murid, tidak ada yang boleh mengaku besar di hadapan sang guru. Semuanya harus menunduk mengaku sebagai murid.

“Guru membanggakan murid itu boleh. Yang tidak boleh adalah murid dengan pangkat dan gelarnya, merasa lebih hebat dari gurunya,” Jelas Kiai Arifin. (mundzir, smc-212)

Baca Juga  Peta Palestina Hilang dari Maps, PBNU Somasi Google Indonesia

Source: NU Online

Komentar
Related posts
beritaiksabInternasionaljeparake-TBSanKisahsantri

Kisah Santri TBS Lulus S2 dari Amerika Serikat

2 Mins read
Dibaca: 69 Baru-baru ini, Muhammad Taqiyuddin baru saja menyelesaikan studi magister dari salah satu kampus di Amerika Serikat, yakni University of Georgia… Share ke:Klik untuk berbagi pada Twitter(Membuka di jendela yang baru)Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru)Klik untuk berbagi di Telegram(Membuka di jendela yang baru)Klik untuk berbagi di WhatsApp(Membuka di jendela yang baru)
beritainfoNasional

Resmi Dikukuhkan, LP. Ma’arif NU Tangsel Canangkan Program Madrasah/Sekolah Unggul

1 Mins read
Dibaca: 24 Serpong—Pengurus Cabang Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (PC LP. Maárif NU) Kota Tangerang Selatan masa khidmah 2020-2025 resmi dikukuhkan. Pelantikan… Share ke:Klik untuk berbagi pada Twitter(Membuka di jendela yang baru)Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru)Klik untuk berbagi di Telegram(Membuka di jendela yang baru)Klik untuk berbagi di WhatsApp(Membuka di jendela yang baru)
beritainfokudus

Hebat, Mahasiswi IAIN Kudus Raih Medali Emas di Ajang ONLI Tingkat Nasional

1 Mins read
Dibaca: 34 Kudus—Mahasiswa Tadris Matematika IAIN Kudus meraih medali emas pada Olimpiade Numerasi dan Literasi Indonesia (ONLI) Session 2 Tahun 2021 Level… Share ke:Klik untuk berbagi pada Twitter(Membuka di jendela yang baru)Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru)Klik untuk berbagi di Telegram(Membuka di jendela yang baru)Klik untuk berbagi di WhatsApp(Membuka di jendela yang baru)