beritakonferensiNUsantri

Menang Tipis, Santri TBS Ini Jadi Ketua IPNU Kudus

1 Mins read

SANTRIMENARA.COM, KUDUS – Setelah mengalahkan rivalnya dalam penghitungan hasil akhir pemilihan suara pada Konferensi Cabang (Konfercab) Ikatan Pelajar Putra dan Putri Nahdlatul Ulama (IPNU/IPPNU) Kabupaten Kudus yang berlangsung di aula SMK Ma’arif Kudus, Sabtu (13/08/2016), M Wahyu Saputra (23) terpilih sebagai Ketua IPNU Kudus periode 2016-2018 M.

Santri Madrasah TBS Kudus lulusan 2011 ini mendapatkan 53 suara, menang tipis 2 suara dari dua kandidat lain, yakni M Tausiul Ilmi (51 suara) dan Saiful Huda (2 suara). “Saya tidak menyangka,” ujar Wahyu ke SantriMenara.Com, via WhatsApps, Ahad (14/08/2016).

Ia mengaku tak menduga mendapatkan amanat berat mengurus manajerial IPNU Kudus karena untuk bertarung dengan dua kandidat lain yang sudah diunggulkan oleh senior-senior IPNU itu bukan perkara yang ringan.

Baginya, terpilih sebagai ketua IPNU yang membawahi 101 ranting dari 9 kecamatan di Kota Kudus bukan sebuah kemenangan, tapi amanat yang harus dijaga dengan sungguh-sungguh. “Ketika berhasil memimpin, saya yang menang atas diri saya, bukan menang atas kandidat lain,” jelas Wahyu.

Sesuai hasil Forum Group Discussion (FGD) yang berjalan sebelum pemilihan, Wahyu berharap bisa berkoordinasi dengan pengurus lainnya, baik senior maupun rekan IPNU lainnya, untuk mendirikan Pengurus Komisariat (PK) IPNU di sekolah, madrasah dan pesantren yang ada di Kudus.

FGD menghasilkan apa yang dicita-citakan Wahyu dalam visi kepemimpinannya kelak, yakni 1). Memperbaiki sistem kaderisasi dari cabang hingga ranting, 2). Konsolidasi dengan sekolah atau madrasah untuk mendirikan IPNU di tingkatan komisariat.

Santri asal Desa Loram Rt. 01 Rw. 03, Jati, Kudus ini juga mengucapkan terimakasih kepada para guru dan masyayikh madrasah TBS Kudus yang selama ini telah melecut semangatnya berkhidmah di NU lewat IPNU di Kudus sejak masih sekolah.

Baca Juga  Mbah Maimoen Kupas Jati Diri Santri, Nasionalisme, Hubungan NU Dan NKRI

Tercatat, Yoyok –panggilan Wahyu,- aktif sebagai sekretaris ranting Pengurus Ranting (PR) IPNU Loram Kulon periode 2011-2013, Komandan Corp Brigade Pembangunan (CBP) DKAC IPNU Jati (2013-2015) dan Ketua Pengurus Anak Cabang (PAC) IPNU Jati tahun 2015.

Terpilihnya Yoyok tersebut sangat diharapkan bisa membawa manfaat banyak dalam menciptakan kader NU yang berkualitas profesor. “Semoga tambah berkah dan maslahat bagi pelajar NU pada khususnya dan pelajar di Kudus pada umumnya,” papar Sirojul Munir, alumni TBS 1998 yang kini ketua Gerakan Alumni IPNU IPPNU Ancab Jati (Granat).

Bersama Ketua IPPNU terpilih, Khatimatus Sa’adah, Yoyok menyatakan siap mengemban amanah sebaik mungkin. “Insyaallah saya sowan ke masyayikh TBS Kudus,” tuturnya. (smc-212)

Komentar
Avatar
56 posts

About author
Alumni TBS 2005. Tinggal di Jepara
Articles
Related posts
beritainfokudus

Hebat, Mahasiswi IAIN Kudus Raih Medali Emas di Ajang ONLI Tingkat Nasional

1 Mins read
Dibaca: 8 Kudus—Mahasiswa Tadris Matematika IAIN Kudus meraih medali emas pada Olimpiade Numerasi dan Literasi Indonesia (ONLI) Session 2 Tahun 2021 Level… Share ke:Klik untuk berbagi pada Twitter(Membuka di jendela yang baru)Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru)Klik untuk berbagi di Telegram(Membuka di jendela yang baru)Klik untuk berbagi di WhatsApp(Membuka di jendela yang baru)
beritakudusmasyayikh

Kiai Arwan Ingatkan Santri untuk Miliki Lima Hal

1 Mins read
Dibaca: 57 Ada beberapa hal yang menyebabkan manusia menjadi baik, yakni agama, harta, bagus akhlak, punya rasa malu dan dermawan. Hal itu… Share ke:Klik untuk berbagi pada Twitter(Membuka di jendela yang baru)Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru)Klik untuk berbagi di Telegram(Membuka di jendela yang baru)Klik untuk berbagi di WhatsApp(Membuka di jendela yang baru)
berita

Prodi Matematika UINSA Siapkan Webinar Series Ilmu Falak

1 Mins read
Dibaca: 29 Santrimenara.com-Prodi matematika Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya siapkan webinar series Ilmu Falak bertajuk “Peranan Ilmu Falak pada era Revolusi… Share ke:Klik untuk berbagi pada Twitter(Membuka di jendela yang baru)Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru)Klik untuk berbagi di Telegram(Membuka di jendela yang baru)Klik untuk berbagi di WhatsApp(Membuka di jendela yang baru)

 

1 Comment

Silakan komentar