berita

Mahasiswa Al-Azhar Cairo Hadiri Halaqoh Kubro

1 Mins read

Gelaran Halaqoh Kubro yang diadakan oleh IKSAB TBS Kudus telah menjadi magnet bagi banyak mutakhorijin TBS untuk hadir. Mereka hadir sekedar untuk temu kangen dengan madrasah dan teman-teman, dan terlebih lagi mereka ingin ngalap berkah dengan bertatap muka langsung dengan masyayikh TBS yang banyak mengisi rangkaian acara Halaqoh Kubro.

Tak terkecuali bagi Muhammad Farhan Navis, alumnus TBS tahun 2015 yang sekarang sedang menimba ilmu di Universitas Al-Azhar Cairo Mesir untuk turut hadir dalam serangkaian acara Halaqoh Kubro. Kamis siang dia terlihat sedang makan nasi bening di sekitaran MA TBS bersama-sama dengan teman-teman alumnus lain.

Mahasiswa semester 2 Universitas Al-Azhar ini sedang menikmati liburan semesternya untuk pulang ke Indonesia, yang kebetulan berbarengan dengan acara Halaqoh kubro.

Navis merupakan santri TBS asal dari Batang. Menurutnya tak masalah jauh-jauh datang dari Batang ke Kudus untuk ngalap berkah dan pelepas rindunya kepada semua hal yang telah terjadi selama menjadi santri TBS dulu, termasuk nikmatnya sepiring nasi bening Bu Datun yang menjadi primadona santri TBS.

Selepas menyantap nasi bening, rencananya ia akan menghadiri acara seminar kebangsaan di arena halaqoh kubro bersama-sama dengan teman-teman se angkatan di TBS dan pondok pesantren Al-Fatah. Dan dia pun rencananya akan mengikuti Halal bi Halal pada malam jumat, setelah seminar kebangsaan selesai.

“Rangkaian acara Halaqoh Kubro ini sangatlah bagus bagi para mutakhorijin. Menyambung silaturahim dengan teman-teman dan ngangsu kaweruh dengan para romo kyai. Selamat dan sukses mulai awal hingga acara puncak Halal bi Halal pada malam jumat.” Ucapnya degan sepiring nasi bening yang sudah hampir habis. (Na’im)

Komentar
Baca Juga  Gus Qoyyum: Dulu Makna Jawa Utawi Iki Iku Pernah Dipakai di Masjidil Haram
Related posts
beritaNU

Kisruh Kamus Sejarah Kemendikbud, Nahdlatul Ulama Harapkan Revisi

1 Mins read
Dibaca: 57 JAKARTA, Santrimenara.com-Kisruh Kamus Sejarah yang diterbitkan Direktorat Sejarah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), menuai kritik banyak pihak. Ketua Umum NU… Share ke:Klik untuk berbagi pada Twitter(Membuka di jendela yang baru)Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru)Klik untuk berbagi di Telegram(Membuka di jendela yang baru)Klik untuk berbagi di WhatsApp(Membuka di jendela yang baru)
berita

Maknai Hari Kartini, Sitta Rosdaniah: Literasi Keuangan bagi Perempuan Sangat Penting

2 Mins read
Dibaca: 57 JAKARTA, Santrimenara.com-Para perempuan Indonesia memaknai Hari Kartini sebagai momentum perjuangan dan kesetaraan. Perempuan menjadi faktor penting dalam pemulihan ekonomi nasional… Share ke:Klik untuk berbagi pada Twitter(Membuka di jendela yang baru)Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru)Klik untuk berbagi di Telegram(Membuka di jendela yang baru)Klik untuk berbagi di WhatsApp(Membuka di jendela yang baru)
beritakudus

MUWAKKILI ala Mbah R. Asnawi

2 Mins read
Dibaca: 148 Oleh : Aslim Akmal Nikah adalah penghalal terjadinya hubungan badan antara seorang perempuan dengan laki-laki dengan lafadh nikah atau sejenisnya,… Share ke:Klik untuk berbagi pada Twitter(Membuka di jendela yang baru)Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru)Klik untuk berbagi di Telegram(Membuka di jendela yang baru)Klik untuk berbagi di WhatsApp(Membuka di jendela yang baru)

 

Silakan komentar