medsossantriSilatnas TBS

Khanif Semangat: “Bangga Punya Suami Lulusan TBS”

1 Mins read

SANTRIMENARA.COM, KUDUS – Silaturrahim Nasional (Silatnas) alumni Madrasah TBS Kudus yang berlangsung semarak dan meriah pada Sabtu (23/07/2016) kemarin ternyata mendapatkan apresiasi luar biasa dari para alumni dan masyarakat luas.

Selain ucapan selamat dari Ketua PBNU KH Said Aqil Siradj, hadirnya website SantriMenara.Com yang diluncurkan pada malam itu diharapkan menjadi situs rujukan informasi keislaman bagi kalangan masyarakat luas.

“Selamat atas launching santri menara, semoga menambah khazanah kita. Namanya menjual, semoga kontennya juga penuh gizi,” tulis Hasan Habibie, mantan Ketua IPNU Jawa Tengah yang sekarang mengabdi di Kemendikbud Pusat Jakarta, Ahad (24/07/2016) malam via chat WhatsApp.

Meski Hasan Habibie bukan alumni, namun apresiasinya tidak kalah semangat dengan para alumni Madrasah TBS. Pemilik akun Facebook Sastro Gewol (alumni TBS 2014 asal Mranggen, Demak) mengungkapkan kebahagiaan menghadiri acara Silatnas TBS karena dapat memandang wajah para masyayikh dan mendengar petuahnya dengan telinga.

“Terasa haru ketika melihat keadaan kesehatan sebagian romo yai yang semakin menurun. Namun dengan adanya keinginan yang kuat dari para santri guna mengurangi rasa gandrungnya pada masyayikh, beliau-beliau pun dengan semangat disertai rasa ngayomi pada murid, meluangkan waktu dan tenaga walau dalam keadaan tidak begitu sehat,” tulis Sastro Gewol alias Muhammad Faiz as-Siddiqie, di wall Facebook-nya.

Yang tidak bisa hadir dalam acara dan tidak bisa menyaksikan live streaming lewat aplikasi Nutizen pun ada yang menyesal. “Menyesal dan kecewa saya tidak dapat mengikuti indahnya ngaji dengan masyayikh TBS tersebut dengan khidmat dan seksama,” ucap Turabul Aqdam, santri lain.

Sementara itu, ada satu santri yang mengamini kata bijak dari Kiai Hamim, guru TBS lulusan Mesir yang malam itu menjadi master of ceremony (MC) Ngaji Bareng Masyayikh. “Jika aku bukan santri TBS, maka aku selamanya berharap untuk menjadi Santri TBS,” kutip santri tersebut dari Kiai Hamim.

Baca Juga  Indonesia Perlu Membincang Santri Menara Soal Toleransi

Cerita lain datang dari pemilik akun Nafis Menyun, alumni TBS 2005. Dalam foto-foto Silatnas yang diunggah dengan status “Barokallah”, ada komentar menarik dari Khanif Semangat, akun Facebook istrinya.

Melihat suaminya yang sumringah di acara Silatnas TBS, ia ikut gembira dan senang. Dia bangga menjadi istri santri menara lulusan Madrasah TBS. “Ceria sekali suamiku sayang. Bangga punya suami lulusan TBS,” komentarnya.

Komentar lucu lain juga diberikan oleh pemilik akun Facebook Al Fiani Sharma. Ia menulis: “Laki-laki lulusan TBS pinter-pinter ngaji. Semoga aku dapat jodoh dari lulusan TBS. Hehe.” (smc-212)

status silatnas

Komentar
Avatar
56 posts

About author
Alumni TBS 2005. Tinggal di Jepara
Articles
Related posts
beritaiksabInternasionaljeparake-TBSanKisahsantri

Kisah Santri TBS Lulus S2 dari Amerika Serikat

2 Mins read
Dibaca: 68 Baru-baru ini, Muhammad Taqiyuddin baru saja menyelesaikan studi magister dari salah satu kampus di Amerika Serikat, yakni University of Georgia… Share ke:Klik untuk berbagi pada Twitter(Membuka di jendela yang baru)Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru)Klik untuk berbagi di Telegram(Membuka di jendela yang baru)Klik untuk berbagi di WhatsApp(Membuka di jendela yang baru)
beritakudussantri

Santri Asal Kudus ini Raih Wisudawan Terbaik di UINSA

1 Mins read
Dibaca: 269 Muhammad Alvin Jauhari, santri alumni Madrasah Tasywiquth Thullab Salafiyyah (TBS) Kudus ini meraih prestasi membanggakan sebagai wisudawan terbaik non-akademik pada… Share ke:Klik untuk berbagi pada Twitter(Membuka di jendela yang baru)Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru)Klik untuk berbagi di Telegram(Membuka di jendela yang baru)Klik untuk berbagi di WhatsApp(Membuka di jendela yang baru)
beritaBusinessmedsos

Yasir Asmu'i, sosok di balik penjahit baju para ustadz hingga tokoh publik

3 Mins read
Dibaca: 553 Jamaah oh Jamaah, Alhamdulillah. Tentunya kita sering mendengar jargon ini di tayangan Islam itu Indah yang disiarkan TransTV setiap hari…. Share ke:Klik untuk berbagi pada Twitter(Membuka di jendela yang baru)Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru)Klik untuk berbagi di Telegram(Membuka di jendela yang baru)Klik untuk berbagi di WhatsApp(Membuka di jendela yang baru)