akhlaqberitaNasionalradikalisme

Habib Luthfi: Bela Negara Melalui Ukhuwah Masyarakat

1 Mins read

SANTRIMENARA.COM, Pekalongan – Di hadapan para ulama dari Asia dan Afrika, Habib Luthfi bin Yahya bercerita bahwa bela negara (difa’ ‘an al-wathan) di Indonesia dulu menggunakan senjata seperti bambu runcing untuk melawan penjajah. Namun, pada saat ini bela negara harus merambah berbagai aspek seperti ekonomi, sosial, budaya hingga pendidikan. Demikian beliau sampaikan dalam Pembukaan Konferensi Internasional yang mengangkat tema “Bela Negara: Konsep dan Urgensinya dalam Islam” dilaksanakan hari ini, Rabu (27/7) di Gedung H. A. Djunaid, Kota Pekalongan.

Acara yang dilaksanakan oleh Jam’iyah Ahlith Thoriqah al-Mu’tabaroh an-Nahdliyah dihadiri ribuan ulama, kiai, santri, akademisi hingga pejabat sipil dan militer. “Anak-anak kita harus diberi pendidikan bela negara agar mereka cinta dengan tanah air,” imbuhnya.

Beliau juga menambahkan bahwa bela negara tidak hanya tugas militer saja. Semua unsur masyarakat, Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) harus bekerja sama untuk mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Dengan begitu, maka semua elemen masyarakat akan mempertahankan dan membela negara di mana dan kapan pun. “Ukhuwah masyarakat harus dikedepankan jika ingin mewujudkan bela negara,” ujarnya. (smc-025)

Komentar
Baca Juga  Titip Pesan Damai, Para Santri TBS Ngober Semangkok Soto Kerbau Kudus
Related posts
beritaNU

Kisruh Kamus Sejarah Kemendikbud, Nahdlatul Ulama Harapkan Revisi

1 Mins read
Dibaca: 57 JAKARTA, Santrimenara.com-Kisruh Kamus Sejarah yang diterbitkan Direktorat Sejarah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), menuai kritik banyak pihak. Ketua Umum NU… Share ke:Klik untuk berbagi pada Twitter(Membuka di jendela yang baru)Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru)Klik untuk berbagi di Telegram(Membuka di jendela yang baru)Klik untuk berbagi di WhatsApp(Membuka di jendela yang baru)
berita

Maknai Hari Kartini, Sitta Rosdaniah: Literasi Keuangan bagi Perempuan Sangat Penting

2 Mins read
Dibaca: 57 JAKARTA, Santrimenara.com-Para perempuan Indonesia memaknai Hari Kartini sebagai momentum perjuangan dan kesetaraan. Perempuan menjadi faktor penting dalam pemulihan ekonomi nasional… Share ke:Klik untuk berbagi pada Twitter(Membuka di jendela yang baru)Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru)Klik untuk berbagi di Telegram(Membuka di jendela yang baru)Klik untuk berbagi di WhatsApp(Membuka di jendela yang baru)
beritakudus

MUWAKKILI ala Mbah R. Asnawi

2 Mins read
Dibaca: 148 Oleh : Aslim Akmal Nikah adalah penghalal terjadinya hubungan badan antara seorang perempuan dengan laki-laki dengan lafadh nikah atau sejenisnya,… Share ke:Klik untuk berbagi pada Twitter(Membuka di jendela yang baru)Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru)Klik untuk berbagi di Telegram(Membuka di jendela yang baru)Klik untuk berbagi di WhatsApp(Membuka di jendela yang baru)

 

Silakan komentar