Membumikan Tasawuf Nusantara dan Meneladani Kiai Ihsan Jampes

SantriMenara.Com – Surabaya, (14/6) Komunitas Baca Rakyat (KOBAR) pada momen bulan suci Ramadhan kali ini berkesempatan menggelar kegiatan bedah buku, Tasawuf Nusantara Kiai Ihsan Jampes; Menggapai Jalan Ma’rifat, Menjaga Harmoni Umat karya Dr. Wasid mansyur, SS., M.Fil.I yang dikemas dalam acara Tadarus Ilmiah dengan tajuk “Pesona Tasawuf Nusantara” ini dilangsungkan…

An Nisaa 66-74: Reaksi Munafiqin Menerima Perintah Perang
SANTRIMENARA.COM, NGAJI TAFSIR – Di bawah ini adalah catatan kecil pengajian rutin Tafsir Al Qur’an Edisi Ramadlan yang diasuh langsung oleh KH M Sya’roni Ahmadi Kudus di Masjid Al Aqsha Menara Kudus pada Kamis (24/5/2018). Ada 9 ayat dalam surat an Nisaa’ (66-74) yang dijelaskan KH Syaroni Ahmadi pada... Read more
An Nisaa 60-65: Berhakim Kepada Thaghut
SANTRIMENARA.COM, NGAJI TAFSIR – Di bawah ini adalah catatan kecil pengajian rutin Tafsir Al Qur’an Edisi Ramadlan yang diasuh langsung oleh KH M Sya’roni Ahmadi Kudus di Masjid Al Aqsha Menara Kudus pada Rabu (23/5/2018). Ada 6 ayat dalam surat an Nisaa’ (60-65) yang dijelaskan KH Syaroni Ahmadi pada... Read more
Mengurai Perbedaan Dalam Kebersamaan Berpuasa Dan Berhari Raya
Oleh: Muhammad Syaifuddin, S.H.I Guru MTs NU TBS Kudus Marhaban Ya Ramadlan adalah ungkapan syahdu yang sering diucapkan umat Islam dalam menyambut bulan suci Ramadlan. Tak terasa, sebentar lagi kita akan bersama-sama memanen pahala di bulan yang mulia itu. Rasa bahagia menyeruak ke relung jiwa bagaikan menanti seorang kekasih... Read more
Mengapa Allah Menciptakan Adam Duluan, dan Siti Hawa Belakangan?
Oleh : Yanuar Aris Budiarto *   SANTRIMENARA.COM, ESAI– Sudah menjadi agenda tahunan, hari Kartini 21 April dirayakan dengan sanggul dan kebaya. Kemudian di sudut lain hari Kartini dirayakan dengan membicarakan emansipasi wanita & kesetaraanya. Untuk membahas sanggul dan kebaya, silahkan bicarakan dengan tukang rias, mbak-mbak Salon, atau make... Read more
Kiai Said: Produk Hukum Hasil Bahtsul Masail Bisa Dipertanggungjawabkan
SANTRIMENARA.COM, REMBANG – Status produk hukum hasil Bahtsul Masail pondok pesantren sebagai tradisi diskusi ilmiah di kalangan pesantren akhir-akhir ini dianggap meragukan. Hal ini karena melihat peserta bahtsul masa’il adalah para santri yang masih belajar di pondok pesantren. Bukan oleh para ulama besar sekelas mufti, faqih dan sejenisnya. Menyanggah... Read more
Komentar Kiai Said Tentang Bahtsul Masa’il
SANTRIMENARA.COM, REMBANG – Pondok Pesantren Ma’hadul Ulumisy Syar’iyyah (MUS) Sarang Rembang menggelar Musyawaroh Kubro (Bahtsul Masa’ail) sebagai bagian dari rangkaian acara Peringatan Rojabiyyah dan Haul Ke-52 KH. Ahmad bin Syu’aib ayahanda KH. Abdurrochim atau kakek dari KH. Maimoen Zubair Rabu sampai dengan Kamis (28-29/03/18) dengan mengundang peserta Bahstu dari... Read more
92 Tahun, TBS Merawat Tradisi dan Menebar Inovasi
Oleh Nur Said SANTRIMENARA.COM – OPINI. Alhamdulillah menjadi bagian dari alumni Madrasah TBS yang semoga selalu istimewa. Istimewa karena sudah 92 tahun TBS merawat tradisi dan menebar inovasi. Merawat tradisi dengan istiqomah melestarikan nilai-nilai lama yang baik dan keterbukaan untuk mau menerima nilai-nilai baru yang lebih baik. Suatu prinsip... Read more
Punya Karya Puluhan Jilid, Tapi Tidak Punya Rumah
SANTRIMENARA.COM – KUDUS. Salah satu hal yang patut direnungkan saat ini adalah kritik soal latahnya seorang akademisi atau intelektual, yang dikala sudah merasa diri punya banyak karya, merasa harus mengubah gaya hidupnya menjadi lebih tampak kaya, pintar dan menghakimi orang lain dengan mudah. Mengkritik hal itu, KH. Abdul Qoyyum... Read more
Dahsyatnya Detektor Barang Haram yang Dimiliki Syeikh Abul Uyun
SANTRIMENARA.COM – KUDUS. Ini adalah kisah faktual yang terekam dalam kitab kuning dan cerita nyata lengkap dengan saksi. Ditulis redaksi Santrimenara.com dari penuturan KH Abdul Qoyyum (Gus Qoyyum) saat menyampaikan pesan ketiga tentang makna Al-Quran, Surat Thoha ayat 111, yang berbunyi: وَقَدْ خَابَ مَنْ حَمَلَ ظُلْمًا (Sungguh merugi orang... Read more
Gus Qoyyum: Ustadz Bau Makelar Negara, Medeni Wong
SANTRIMENARA.COM – KUDUS. Dalam kesempatan ngaji di Gedung PAUD TBS Kudus, Kerandon, Kota, Kudus, Jumat (02/03/2018) malam, KH Abdul Qoyyum (Gus Qoyyum) sempat menyindir bahaya para ustadz zaman now yang banyak nyambi profesi sebagai makelar negara. “Ustadz mambu (bau) makelar negara, medeni wong (membuat kuatir banyak orang). Kalau makelar... Read more