Peduli Masyarakat, Santri TBS Kudus Lakukan Bakti Sosial di Rahtawu Peduli Masyarakat, Santri TBS Kudus Lakukan Bakti Sosial di Rahtawu
Dibaca: 523 SANTRIMENARA.COM, KUDUS – Belajar tidak hanya di bangku madrasah tapi bisa dilaksanakan di luar madrasah. Sebagaimana dilakukan oleh Persatuan Pelajar (PP) Madrasah... Peduli Masyarakat, Santri TBS Kudus Lakukan Bakti Sosial di Rahtawu

SANTRIMENARA.COM, KUDUS – Belajar tidak hanya di bangku madrasah tapi bisa dilaksanakan di luar madrasah. Sebagaimana dilakukan oleh Persatuan Pelajar (PP) Madrasah NU TBS Kudus yang rutin tiap tahun melaksanakan kegiatan bakti sosial atau yang lebih di kenal dengan Baksos. Kegiatan Baksos yang diikuti oleh santri Madrasah NU TBS Kudus dari tingkat MTs sampai dengan MA untuk tahun ini (2017) dilaksanakan di dukuh Wetan Kali Desa Rahtawu Kecamatan Gebog Kudus.

Bakti sosial rencananya akan dilaksanakan selama 5 hari dari Ahad (16/04/17) dan akan ditutup pada Kamis (20/04/17) dengan beberapa rangkai kegiatan. Diantaranya, Kultum, Tadarus Al Qur’an, Senam, Jalan-jalan bersih, Pembenahan Masjid, Penyuluhan Perkebunan, Pelatihan Rebana, Pengajian Aswaja, Bagi-bagi buku, Sembako dan Sandang Murah, Penanaman Bibit Pohon, Pengajian Isra’ Mi’raj dan sejumlah kegiatan kemasyarakatan lainnya.

Sebelum menuju lokasi baksos, santri TBS berziarah ke makam kangjeng Sunan Kudus untuk tawasul agar kegiatan baksos berjalan sukses serta bermanfaat bagi peserta dan masyarakat Rahtawu. Sesampainya di lokasi, santri TBS disamping silaturahim ke sejumlah sesepuh desa Rahtawu juga berziarah ke makam sesepuh desa.

KH. Hasan Fauzi

KH. Hasan Fauzi saat menyerahkan santri TBS kepada masyarakat

Sejumlah sesepuh dan guru madrasah TBS juga hadir dalam Pengajian Pembukaan. Diantaranya KH Hasan Fauzi, KH Abdullah Hafidz, KH Syu’aib Amin, KH Amin Yasin dan segenap guru MTs dan MA TBS.

Ketua Panitia Baksos ke 22, Nabil Fahmi mengatakan, baksos merupakan salah satu program kerja Persatuan Pelajar Madrasah TBS Kudus yang terbesar dan sebagai bukti bahwa santri TBS mampu terjun dalam masyarakat. Pernyataan ini senada dengan sambutan Kepala MA TBS yang diwakili KH. Noor Chamim Lc.Pg.D saat pembukaan Baksos ke 22 (16/04/17), baksos diadakan dengan tujuan agar santri madrasah TBS Kudus dapat menerapkan ilmu yang diperoleh di madrasah saat terjun langsung ke masyarakat.

Baksos santri TBS ini pun direspon positif oleh masyarakat dukuh Wetan Kali desa Rahtawu. “Baksos sangat berpengaruh dalam moral keagamaan di masyarakat.” ungkap Sumarlan tokoh masyarakat desa Rahtawu. (smc-777)

Komentar
  • faqih

    19/04/2017 #1 Author

    semoga baksos TBS, dapat membuka hati masyarakat rahtawu terutama dukuh wetan kali yang heteroginitas aliran/agamanya bisa mengikuti jejak romo yai dan asatid serta anak/ santri tbs, juga penduduknya bisa mendapatkan generasi penerus yg handal. ,امين يا مجيب السا ئلين

Silakan komentar