Jelang Silatnas TBS, Para Santri Ziarah ke Makam Muassis dan Wali Jelang Silatnas TBS, Para Santri Ziarah ke Makam Muassis dan Wali
Dibaca: 365   SANTRIMENARA.COM, KUDUS – Agar kegiatan Silaturahmi Nasional (Silatnas) Madrasah Tasywiquth Thullab Salafiyyah (TBS) Kudus berjalan lancar dan sukses, panitia menggelar do’a Rasul... Jelang Silatnas TBS, Para Santri Ziarah ke Makam Muassis dan Wali

 

SANTRIMENARA.COM, KUDUS – Agar kegiatan Silaturahmi Nasional (Silatnas) Madrasah Tasywiquth Thullab Salafiyyah (TBS) Kudus berjalan lancar dan sukses, panitia menggelar do’a Rasul dan ziarah sesepuh Kabupaten Kudus dan juga para muassis (para pendiri) hingga sesepuh madrasah.
Do’a Rasul digelar di madrasah TBS dipimpin oleh Kiai Abdul Halim Achwan, Jum’at (22/7/2016) mala mini diikuti oleh para panitia. Kegiatan ini dilaksanakan di tengah-tengah mempersiapkan kegiatan Silatnas yang akan dilaksanakan di halaman Madrasah Aliyah Nahdlatul Ulama (TBS NU), Sabtu besok (23/7/2016).
Arif Musta’in M.Pd., mengutarakan, do’a Rasul ini dilaksanakan sebagai wasilah agar dalam melaksanakan Silatnas yang pertama kali digelar ini, bias berlangsung dengan aman dan sukses.
‘’Alhamdulillah, hingga saat ini persiapan berjalan dengan baik berkat kekompakan panitia dan dukungan para alumni,’’ ujarnya.
Dia mengemukakan, dukungan alumni ini tidak hanya datang dari mereka yang ada di Kabupaten Kudus saja. ‘’Antusiasme dan dukungan yang tiada kami perkirakan dari alumni yang berada di luar daerah, juga sangat besar,’’ ujarnya.
Staf pengajar di MTs. TBS yang juga alumni madrasah pada 1998, ini mengaku bangga kebersamaan para alumni, sehingga Silatnas ini bisa terlaksana dengan baik.
‘’Alumni dari luar kota yang telah menyatakan hadir, antara lain dari Jakarta, Semarang, Yogyakarta, Palembang, Bandung, dan Surabaya,’’ lanjutnya.
Sementara itu, selain do’a Rasul, para panitia pun berziarah ke makam sesepuh, tokoh-tokoh Kudus, serta muassis dan masyayikh TBS yang dimakamkan di kompleks pemakaman umum Krapyah.
‘’Ziarah ini antara lain ke makam Sunan Kudus, KH. Raden Asnawi, KH. Turaichan Adjhuri, KH. M. Arwani Amin, Mbah Jekso, Mbah Panggung, Mbah Wanar, Mbah Pangeran Kabeji, Mbah Rondo Kaligunting,’’ tutur Arif Musta’in diamini Maulana Malikuddin M.Si dan ustadz H. M. Nifal Fahmi, panitia lain Silatnas TBS. (smc-008)

 

Komentar

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Silakan komentar