Bos Kopi dan Kaos Pun Hadiri Silatnas TBS Untuk Berbagi Bos Kopi dan Kaos Pun Hadiri Silatnas TBS Untuk Berbagi
Dibaca: 723 SANTRIMENARA.COM, KUDUS – Partisipasi para alumni Madrasah TBS Kudus dalam Silatnas dan Ngaji Bareng Masyayikh kemarin (23/07/2016) memang luar biasa. Ribuan santri... Bos Kopi dan Kaos Pun Hadiri Silatnas TBS Untuk Berbagi

SANTRIMENARA.COM, KUDUS – Partisipasi para alumni Madrasah TBS Kudus dalam Silatnas dan Ngaji Bareng Masyayikh kemarin (23/07/2016) memang luar biasa. Ribuan santri menara dari TBS Kudus itu membanjiri lokasi acara tanpa membedakan profesi, umur, jabatan, dan strata keilmuan. Semuanya hadir hanya untuk satu hal: khidmah dan rindu kepada guru.

Cara-cara yang dilakukan oleh para alumni untuk suksesi acara ketika itu pun berbeda-beda. Ada yang menjadi tukang parkir dadakan, pengantar kiai, tukang bersih-bersih hingga menjadi pawang hujan. Untuk yang terakhir ini, pantauan SatriMenara.Com di lapangan ditemukan dua pawang hujan dari alumni. Hujan turun usai acara.

Demikian suasana para santri TBS Kudus ikut berbagi. Yang menarik, di tengah acara, ada suguhan kopi yang bisa dipesan oleh peserta. Banyak orang mengira penjual kopinya adalah pedagang yang sedang memanfaatkan momen. Ternyata anggapan itu dibantah oleh pedagangnya sendiri.

Adalah Zuli (26), nama penyedia Kopi Muria itu. Ia menyediakan kopi kepada para santri yang membutuhkan. Lelaki dari Magawon Rt. 03 rw. 03 ini ternyata adalah lulusan Madrasah TBS Kudus tahun 2010.

Gerobak kopi yang ia bawa dari toko kulinernya, Estu Coffie, yang berlokasi di perempatan Panjang Kudus itu, menyediakan ratusan gelas kopi sampai dini hari pukul 3.40 WIB pasca acara. Para santri yang mengikuti acara dan masih melepas kangen dengan teman-teman laiinya hingga larut malam, gratis mengambil kopi sesukanya.

“Saya ke sini hanya untuk berbagi, mas. Habis 300-an gelas. Datang terlambat soalnya,” akunya kepada SantriMenara.Com di ruang Media Center acara.

Santri yang punya kesibukan tiap pagi hingga siang berjualan nasi tahu di kompleks Taman Bujana Simpang Tujuh itu, mengatakan ingin berbagi kepada para tamu Silatnas TBS dengan apa yang ia punya. “Gratis, saya buatkan kopi, bukan buat sendiri,” paparnya.

Teman seangkatan Zuli bernama Hasan melakukan hal berbeda. Hasan menyediakan kaos Silatnas TBS dengan prosentase keuntungan diberikan kepada panitia secara utuh. Ia mencetak 250 an kaos. Habis malam itu juga karena sudah banyak yang memesan sebelum hari H Silatnas. “Masih ada yang pesan kaos 50 lebih mas,” ujarnya.

Bagi alumni yang ingin memesan kaos bisa langsung menghubungi Mas Hasan. Ini nomornya: 085641553552. Harganya 70-an ribu. Silakan kontak langsung bosnya. (smc-212)

Komentar